Benediktus XVI Diminta Mundur

 Pasca dikeluarkannya keputusan untuk merehabilitasi Uskup Inggris yang menolak Holocaust, Richard Williamson, berbagai kontroversi terus terjadi, bahkan berkembang upaya untuk mendesak Benediktus XVI supaya meletakkan jabatannya sebagai Paus.

Hermann Haering, seorang teolog Katolik, kepada harian Jerman, Tageszeitung, mengatakan, "Jika Paus ingin melakukan sesuatu yang baik bagi gereja, ia harus meletakkan jabatannya. Ini tidak akan dianggap skandal, seorang uskup harus meletakkan jabatannya pada usia 75 tahun, sedangkan seorang kardinal pada usia 80 tahun."

Pemimpin Gereja Katolik Inggris, Sir Jonathan Cormac Murphy-O'Connor,  telah menulis surat kepada Rabbi Kepala untuk menyatakan penyesalannya atas pandangan Williamson mengenai holocaust. Menurutnya, pandangan Williamson sama sekali tidak ada dalam ajaran Gereja Katolik.

Sir Jonathan juga menyakinkan Rabbi Kepala untuk terus melanjutkan kesaling-pahaman dan persahabatan yang telah terjalin antara Gereja Katolik dan Yahudi.

"Kita adalah sahabat karib. Marilah bekerja bersama-sama untuk memastikan bahwa persahabatan antar iman kita akan berkelanjutan dan lebih dalam, agar ini menjadi sumber pengharapan bagi umat dari berbagai agama."

* TJ News